Senin, 14 Desember 2015

Review Windows 10


Windows 10 merupakan sistem operasi komputer pribadi yang dikembangkan oleh Microsoft sebagai bagian dari keluarga sistem operasi Windows NT. Diperkenalkan pada tanggal 30 September 2014, dirilis pada 29 Juli 2015.

Pertama diperkenalkan pada bulan April 2014 pada Konferensi Build, Windows 10 bertujuan untuk mengatasi kekurangan dalam antarmuka pengguna pertama kali diperkenalkan oleh Windows 8 dengan menambahkan mekanik tambahan yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna untuk perangkat yang tidak ada layar sentuh (seperti komputer meja dan laptop), termasuk kebangkitan menu Mulai yang terlihat di Windows 7, sistem desktop maya, dan kemampuan untuk menjalankan aplikasi Bursa Windows dalam jendela pada desktop daripada modus layar penuh.
Spesifikasi komputer untuk ulasan lengkap Windows 10 Pro (Technical Preview) ini

Spesifikasi komputer yang saya gunakan untuk ulasan kali ini adalah sebagai berikut :

Motherboard : Gigabyte GA-78LMT-S2P
RAM : 2 Gb DDR3
Penyimpanan : 80 Gb Seagate 7200 RPM
VGA : nVIDIA GeForce 210 1 Gb

Spesifikasi yang biasa banget (kelas mid-low), disk pun masih pakai harddisk jadul 80 Gb, bukan SSD. Tapi no problem, kita geber aja abis-abisan buat test drive!
Sebagaimana yang kita tahu bahwa Windows 10 Pro Technical Preview tidak secara resmi mendapat dukungan dari Microsoft. Demikian juga untuk urusan hardware dan driver hardware pada komputer yang kita instal Windows 10.

Secara teknis belum ada dukungan dari vendor-vendor hardware yang menjadi “jeroan” komputer yang kita instal Windows 10, misalnya belum ada driver untuk motherboard, kartu grafis, suara, dan sebagainya. Jadi yang bisa kita lakukan adalah melakukan trial and error, alias coba-coba sendiri. Kalo driver jalan ya sukur, kalo nggak jalan jangan manyun. Hehehe.. ^^

Karena Windows 10 ini mirip banget tongkrongannya dengan Windows 8 / Windows 8.1 maka saya melakukan eksperimen dengan menggunakan driver-driver Windows 8 untuk menjalankan hardware yang ada di komputer. Hasilnya cukup lumayan, hampir tidak ada permasalahan fatal yang saya alami.

Windows 10 beradaptasi dengan pola penggunaan

Kini bukan saatnya lagi pengguna yang beradaptasi dengan sistem operasi. Windows 10 berkemampuan untuk memberikan pengalaman personal dan alami bagi penggunanya dengan fitur-fitur berikut:

Cortana, asisten digital personal

Cortana yang sebelumnya sudah pernah hadir di Windows Phone akan berada di seluruh perangkat berbasis Windows 10. Cortana membantu para pengguna untuk melakukan berbagai hal; seperti mencari informasi dengan cepat, menyusun jadwal, memberikan pengingat dan mencari dokumen di komputer pengguna. Tidak hanya itu, Cortana juga mampu mempelajari preferensi pengguna.
cortana

Start & Live Tiles

Mengikuti jejak Windows 8.1, pengguna dapat melihat langsung update terbaru dari orang-orang yang dicintainya melalui Live Tiles tanpa harus membuka aplikasi. Menu Start yang dicintai oleh semua pengguna Windows 7 juga kembali muncul di Windows 10. Ini menjadikan Windows 10 terasa semakin familiar bagi pengguna.
start lives tiles

Voice, pen, gesture

Interaksi pengguna dapat digunakan secara lebih alami karena perangkat Windows 10 dapat menerima instruksi dari suara, pen, dan gestur tubuh.


Lebih produktif dengan Windows 10

Microsoft selalu berkomitmen untuk membuat para penggunanya lebih produktif dengan Windows. Maka dari itu, Windows 10 dilengkapi dengan fitur-fitur yang dapat meningkatkan produktivitas, seperti:

Microsoft Edge

Kelebihan utama dari Microsoft Edge adalah kemampuannya untuk menggambar, mencoret, dan memberikan catatan di laman web serta membagikannya langsung ke rekan-rekan penggunanya. Kombinasi fitur Ask Cortana dan Edge juga memudahkan pencarian jawaban dengan hanya meng-highlight frase atau kata yang ingin diketahui, lalu klik kanan, Cortana akan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai frase tersebut.

Dengan mengaktifkan reading view Microsoft Edge, pengguna dapat lebih nyaman dalam membaca laman web atau menyimpan laman tersebut untuk dibaca lebih lanjut.

Multi-doing dan virtual desktop

Pernah mengalami kesulitan untuk melihat berbagai dokumen di saat bersamaan? Dengan fitur multi-doing dan virtual desktop, pengguna tidak perlu lagi kesulitan untuk fokus mengerjakan hal satu per satu.
multi doing desktop

Windows Store

Ingin mengunduh aplikasi, permainan, musik, dan video? Pengguna tinggal perlu mengakses Windows Store dan dapat langsung menemukan semua aplikasi, musik, dan video terbaru.
windows store

Built-in apps

Windows 10 juga menghadirkan berbagai aplikasi bawaan seperti Photos; Maps; Groove, aplikasi musik terbaru Microsoft; dan pilihan berbagai hiburan, seperti film dan seri TV; OneNote hingga OneDrive yang mempermudah file sharing.

Office Mobile untuk tablet Windows 10 dan Office 2016

Di hari yang sama, Office Mobile Apps, yang terdiri dari Word, Excel, dan PowerPoint untuk tablet tersedia di Windows Store. 4 Office untuk desktop atau dikenal sebagai Office 2016 yang akan diluncurkan secara terpisah, juga akan menghadirkan fitur lengkap untuk pembuatan konten profesional dan dapat digunakan secara maksimal di PC berukuran besar, laptop, dan perangkat 2-in-1.

Windows 10 dapat bekerja di perangkat manapun yang anda miliki

Pengguna tidak akan mengalami kesulitan lagi untuk produktif dari perangkat manapun karena fitur-fitur di bawah ini:

Continuum

Menjadikan smartphone seperti layar laptop? Kenapa tidak? Continuum memungkinkan pengguna untuk menggunakan keyboard dan membuat tablet atau smartphone dapat menunjukkan tampilan seperti laptop.
continuum

Xbox App

Para pemain Xbox pun akan mendapatkan manfaat dengan Windows 10, dimana para pemain dapat menggunakan perangkat Windows 10 manapun untuk bermain dan membagikan hasil permainan dengan teman-teman mereka.
windows apps

Microsoft Phone Companion app

Aplikasi ini memungkinkan pengguna iPhones, Android, dan Windows Phone dapat bekerja secara mudah dan nyaman dengan semua perangkat Windows 10.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar